


Perpustakaan Daerah Klungkung terus berupaya meningkatkan budaya literasi dengan menghadirkan layanan perpustakaan yang lebih dekat dengan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan program WIKAN (Wahana Literasi Kantor).
Dalam rangka memperkenalkan dan mengembangkan program tersebut, Perpustakaan Daerah Klungkung menerima kunjungan dari jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klungkung. Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan budaya literasi, khususnya melalui implementasi program WIKAN di lingkungan perkantoran.
WIKAN, Mendekatkan Buku dengan Lingkungan Kerja
WIKAN (Wahana Literasi Kantor) merupakan program yang dirancang untuk menghadirkan koleksi bahan bacaan perpustakaan secara lebih dekat kepada masyarakat, khususnya di lingkungan kantor dan tempat kerja.
Melalui program ini, koleksi buku pilihan dari Perpustakaan Daerah Klungkung dapat dihadirkan ke lingkungan kerja sehingga pegawai memiliki kesempatan untuk membaca, memperoleh informasi, dan menambah wawasan tanpa harus meninggalkan aktivitas utama di tempat kerja.
Program WIKAN diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam membangun budaya membaca di lingkungan kerja. Kesibukan dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak seharusnya menjadi penghalang untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuan.
Kehadiran bahan bacaan di ruang kerja juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih literat dengan mendorong pegawai untuk memanfaatkan waktu luang secara positif melalui kegiatan membaca.
Sinergi Perpustakaan dan Bawaslu untuk Masyarakat Literat
Kunjungan Bawaslu Kabupaten Klungkung menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pelaksanaan program WIKAN. Sinergi antarlembaga ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan literasi serta mendorong semakin banyak instansi pemerintah dan lembaga lainnya untuk ikut membangun budaya membaca di lingkungan masing-masing.
Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang memiliki kemampuan literasi yang baik. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara tepat dan bertanggung jawab.
Lingkungan kerja yang memiliki budaya literasi diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kebiasaan membaca dan belajar dapat membantu pegawai memperoleh wawasan baru, mengembangkan kompetensi, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Membangun Budaya Membaca di Setiap Ruang Kerja
Perpustakaan Daerah Klungkung terus mendorong agar perpustakaan tidak hanya dipandang sebagai tempat untuk menyimpan dan meminjam buku, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran, sumber informasi, dan ruang pengembangan pengetahuan masyarakat.
Melalui WIKAN, perpustakaan berupaya menghadirkan layanan yang lebih inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Buku dan bahan bacaan diharapkan dapat hadir di berbagai ruang, termasuk ruang kerja, sehingga kegiatan membaca dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Sinergi dengan Bawaslu Kabupaten Klungkung diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan dalam pengembangan program literasi. Ke depan, program serupa diharapkan dapat diterapkan pada berbagai perangkat daerah, instansi, lembaga, maupun lingkungan kerja lainnya di Kabupaten Klungkung.
Mari bersama-sama menghadirkan budaya membaca di setiap sudut ruang kerja, meningkatkan wawasan, memperkuat kemampuan literasi, dan membangun sumber daya manusia Kabupaten Klungkung yang semakin cerdas, kritis, dan berintegritas.
Karena literasi bukan sekadar membaca buku, tetapi merupakan langkah untuk terus belajar, memahami informasi, dan meningkatkan kualitas kehidupan.
Perpustakaan hadir lebih dekat, literasi tumbuh bersama.
Salam Literasi.
Salam Mahottama.