Monev Budaya Kerja Disarpus Klungkung

(Semarapura, 07/10/2022). Tim Monev Budaya Kerja Kabupaten Klungkung melaksanakan monitoring evaluasi budaya kerja di Disarpus Klungkung pada hari Jumat, 7 Oktober 2022. Rombongan tim yang dipimpin oleh Kabag Organisasi Setda Kabupaten Klungkung, I Ketut Arie Gunawan, SSTP, MAP, diterima langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, S.Sos, di ruang rapat Disarpus Klungkung. Kegiatan monev ini dihadiri oleh kepala bidang kearsipan, kepala bidang perpustakaan, kasubag umum kepegawaian, fungsional arsiparis, pustakawan, dan perencana, serta seluruh staf di lingkungan Disarpus Klungkung. Sementara itu, anggota tim monev budaya kerja diwakili oleh I Wayan Sulaba, SE dari Inspektorat Kabupaten Klungkung dan Desak Wayan Eka Suastri, S.IP, MAP dari Bagian Organisasi Setda Klungkung.

“Komitmen organisasi dalam rangka membangun SDM, proses kerja, dan hasil kerja yang lebih baik, menjadi akar yang kuat untuk membentuk kebiasaan atau mindset positif pegawai dalam organisasi”, sambut I Komang Gde Wisnuadi. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa seluruh pegawai di lingkungan Disarpus Klungkung telah menandatangani komitmen budaya kerja berAKHLAK. Komitmen budaya kerja yang dibangun saat ini memberikan dampak positif pada peningkatan indeks kepuasan masyarakat (81,95), indeks kegemaran membaca masyarakat (50,42), indeks kearsipan daerah, kunjungan perpustakaan dan peminjaman buku oleh masyarakat. I Komang Gde Wisnuadi menekankan tradisi kecepatan dalam proses kerja di lingkungan Disarpus Klungkung dan kemajuan yang sudah dicapai saat ini karena peranan agen perubahan juga.

Menjawab pertanyaan anggota tim monev budaya kerja terkait upaya peningkatan kompetensi pasca penyetaraan jabatan struktural ke fungsional, I Komang Gde Wisnuadi menjelaskan bahwa Disarpus Klungkung telah mengadakan bimtek internal dan eksternal tentang kearsipan dan perpustakaan. Fungsional arsiparis dan pustakawan yang telah mengikuti diklat dari ANRI dan Perpusnas RI, kemudian menjadi narasumber dalam kegiatan bimtek dimaksud. Bimtek yang sudah diselenggarakan tersebut seperti bimtek sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi (SRIKANDI), pendataan perpustakaan berbasis wilayah, dan sistem informasi manajemen perpustakaan.

Sementara itu, I Ketut Arie Gunawan menjelaskan maksud kegiatan monev budaya kerja adalah untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan budaya kerja berAKHLAK di lingkungan Disarpus Klungkung. Lebih lanjut, ia menggali lebih dalam perubahan yang dirasakan oleh pegawai Disarpus Klungkung sebelum dan sesudah budaya kerja berAKHLAK dilaksanakan. Hal ini penting karena esensi budaya kerja adalah untuk mengubah mindset dan perilaku pegawai sehingga proses kerja menjadi lebih baik. (RJP).

Tinggalkan komentar