Persiapan Penyelenggaraan Perpustakaan Tahun 2022, Fungsional Pustakawan Kabupaten Klungkung Koordinasi Ke Perpustakaan Provinsi Bali

(Semarapura, 13/1/2022). Fungsional Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung melaksanakan koordinasi penyelenggaraan perpustakaan tahun 2022 di Perpustakaan Provinsi Bali (Kamis, 13 Januari 2022). Diterima langsung oleh I Wayan Tunjung, Pustakawan Ahli Utama Provinsi Bali, koordinasi membahas kegiatan penyelenggaraan perpustakaan dan jabatan fungsional pustakawan Kabupaten Klungkung. Koordinasi ini dimaksudkan untuk mendapatkan arahan dan masukan agar pelaksanaan kegiatan perpustakaan dapat berjalan secara optimal.

“Disamping melakukan kegiatan pelayanan kepada pemustaka, di tahun 2022 kita akan menyelenggarakan kegiatan rapat koordinasi pengelola perpustakaan, pendataan perpustakaan, sosialisasi dan bimtek perpustakaan, monitoring evaluasi penyelenggaraan perpustakaan, serta membentuk organisasi profesi pustakawan tingkat kabupaten,” ungkap Rees Jati Prakasa, Fungsional Pustakawan Ahli Pertama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung.

Lebih lanjut Rees Jati Prakasa menyatakan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut penting untuk dilakukan sebagai upaya penguatan kelembagaan dan sumber daya perpustakaan sekolah serta desa dalam rangka peningkatan minat baca masyarakat Kabupaten Klungkung. Terlebih lagi, tahun 2022 terdapat penambahan jumlah fungsional pustakawan yang berasal dari penyetaraan jabatan dalam upaya pelaksanaan penyederhanaan birokrasi di Kabupaten Klungkung. Hal ini tentunya menuntut peningkatan kualitas layanan dan penyelenggaraan perpustakaan yang lebih baik lagi ke depannya.

“Penyelenggaraan perpustakaan memang harus direncanakan dengan baik agar berjalan maksimal. Kami mengapresiasi koordinasi yang dilakukan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung. Terkait dengan organisasi profesi pustakawan IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) di tingkat kabupaten, menunggu surat resmi dari Perpustakaan Nasional atau Perpustakaan Provinsi Bali tentang pelaksanaannya. Memang ke depan arahnya dibentuk pengurus cabang di tingkat kabupaten setelah Rakornas di bulan Juli ini,” imbuh I Wayan Tunjung dalam sambutannya kepada Fungsional Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung.

I Wayan Tunjung menambahkan bahwa penambahan fungsional pustakawan di Kabupaten Klungkung akibat penyederhanaan birokrasi hendaknya dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan perpustakaan. Kegiatan-kegiatan pustakawan tersebut harus berdasarkan pada peraturan perundangan tentang angka kredit pustakawan dan yang bersangkutan harus menyusun DUPAK (Daftar Usul Penilaian Angka Kredit) setiap tahun.

Dalam kesempatan tersebut, fungsional pustakawan Kabupaten Klungkung secara resmi menyerahkan DUPAK untuk dapat dinilai oleh Tim Penilai Angka Kredit Pustakawan Provinsi Bali. Berkas-berkas DUPAK diterima oleh I Wayan Tunjung yang nantinya akan diteruskan kepada Tim Penilai Angka Kredit Pustakawan Provinsi Bali untuk dinilai dan ditetapkan. (Rees Jati Prakasa).

Tinggalkan komentar