Disarpus Klungkung Gelar Bimtek SIPUSPA Bagi Pengelola Perpustakaan SMP Negeri Se-Kabupaten Klungkung

Dalam rangka percepatan implementasi inovasi daerah Sistem Informasi Perpustakaan Terpadu (SIPUSPA), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung menyelenggarakan Bimtek SIPUSPA pada tanggal 14 Oktober 2020 secara virtual. Sasaran Bimtek adalah para pengelola perpustakaan SMP Negeri Se-Kabupaten Klungkung yang sebelumnya sudah didata sebagai operator SIPUSPA sebanyak 22 orang. Adapun tujuan Bimtek adalah untuk meningkatkan kapasitas pengelola perpustakaan dalam mengimplementasikan SIPUSPA pada pelayanan perpustakaan.

Bimtek yang dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, dalam sambutannya menyatakan bahwa masih rendahnya minat baca masyarakat, terutama di kalangan siswa, menjadi tantangan bersama untuk dihadapi. Perpustakaan sekolah harus berupaya melakukan inovasi dan terobosan dalam pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi agar dapat menarik minat siswa ke perpustakaan. Salah satu bentuk layanan perpustakaan dengan berbasis teknologi informasi dan komunikasi adalah perpustakaan digital dan otomasi perpustakaan. Oleh karena itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung menghadirkan SIPUSPA sebagai sarana untuk membantu memfasilitasi perpustakaan sekolah dalam mengembangkan perpustakaan digital dan otomasi perpustakaan.

Staf Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung yang bertindak sebagai penyaji pada Bimtek, Rees Jati Prakasa, mengatakan bahwa SIPUSPA memiliki tujuan untuk menjadi sistem informasi perpustakaan terintegrasi satu pintu di Kabupaten Klungkung. Artinya, seluruh pengelola perpustakaan sekolah (tingkat SD SMP) dan desa nantinya mengelola kegiatan layanan perpustakaan di aplikasi SIPUSPA. Mulai dari kegiatan pengolahan koleksi, pengelolaan keanggotaan perpustakaan, peminjaman pengembalian buku, pencatatan kunjungan perpustakaan, dan pencarian koleksi perpustakaan semua dilakukan pada aplikasi SIPUSPA secara online. Dengan demikian, pengelola perpustakaan sekolah dan desa dapat memberikan layanan prima kepada masyarakat. Di samping itu, data perkembangan kegiatan layanan perpustakaan sekolah dan desa dapat terekam dengan baik serta dapat diakses oleh stakeholder untuk program pembinaan dan pengawasan perpustakaan.

Setelah Bimtek SIPUSPA ini dilaksanakan, para pengelola perpustakaan SMP Negeri Se-Kabupaten Klungkung diharapkan dapat segera mengimplementasikan aplikasi SIPUSPA pada layanan perpustakaannya sehingga siswa dan guru bisa dengan mudah mengakses layanan dan perpustakaan memiliki guna yang tinggi. (Rees Jati Prakasa)

Tinggalkan komentar